Pengenalan Elektronika
Dalam aktifitas sehari-hari, sering kita dengar istilah elektronika
bahkan sering menggunakan peralatan yang bekerja atas dasar elektronika.
Lantas apa itu elektronika? Elektronika adalah salah satu ilmu
pengetahuan yang mempelajari arus lemah untuk menjalankan peralatan
listrik dengan cara melakukan pengontrolan aliran elektron (partikel
yang bermuatan listrik) seperti dalam rangkaian komputer, rangkaian
pendeteksi sidik jari, kalkulator, lampu berjalan, dan perangkat
elektronik lainnya.
Pengenalan elektronika ini sebaiknya diketahui sebelum belajar elektronika lebih lanjut seperti beberapa istilah lain yang akan saya bahas.
Elektronika berbeda dengan listrik meskipun satuan dan besaran-besarannya banyak yang sama. Listrik
identik dengan tegangan tinggi dan arus kuat sedangkan elektronika
mempelajari arus lemah. Elektronika adalah cabang dari ilmu fisika,
sedangkan perancangan dan pembuatan rangkaian elektronika adalah bagian
dari teknik elektro, teknik komputer, dan teknik elektronika dan
instrumentasi.
Berdasarkan sistem kerja dan karakteristiknya elektronika dibagi dua
bagian besar yaitu elektronika analog dan elektronika digital, adapun
yang lainnya merupakan sub dari kedua bagian tersebut misalnya
elektronika industri, elektronika instrumentasi, teknik transmisi,
elektronika telekomunikasi, dan sebagainya.
Pada elektronika analog besaran-besaran listrik
lebih bersifat linier misalnya besar arus listrik 0,1 A, 7,8 A, 150mA,
tegangan 3,55 Volt, 110,35 Volt, dan sebagainya. Nilai besaran listrik
tersebut bisa terjadi antara negatif, positif, dan nol yang mencakup
bilangan desimal di antaranya. Sedangkan pada elektronika digital tidak
dikenal dengan arus dan tegangan negatif tetapi nol (0) dan positif (+),
itu pun tidak termasuk bilangan di antaranya karena tidak mengenal
istilah bilangan desimal atau pecahan. Elektronika digital hanya
mengenal kondisi nol (0) dan satu (1) yang menandakan bahwa kondisi
“nol” artinya tegangan nol Volt dan kondisi “satu” adalah 5 Volt (pada
IC TTL) dan 12 Volt (pada IC CMOS).
Meskipun hanya mengenal dua kondisi tetapi kondisi “nol” tersebut
tidak murni 0 Volt karena ada toleransi demikian juga kondisi “satu”.
Istilah lain dari “kondisi” dalam elektronika digital adalah “logic” ,
jadi kondisi 0 bisa juga dikatakan dengan logic 0 demikian juga dengan
kondisi 1 dikatakan sebagai logic 1. Istilah lain dari logic 0 adalah
“Low (L)” atau False (F)” dan untuk logic 1 adalah “High (H)” atau “True
(T)”. Pembahasan ini erat hubungannya dengan logika Boolean yang
menjelaskan tentang gerbang-gergang digital dasar. Pada pembahasan
mendatang akan dikenal dengan istilah
floating dan
high impedance yakni kondisi di antara “nol” dan “satu”.
Dengan demikian perbedaan antara elektronika analog dan elektroika
digital yang paling mendasar terletak pada input yang diolah dan output
yang dihasilkan, linearitas nilai input dan output, bentuk gelombang,
dan flexibilitas tegangan sumber sehingga komponen elektronika yang
digunakan pun berbeda.
Komponen Elektronika
Pengenalan elektronika
selanjutnya adalah tentang komponen elektronika karena dalam praktek
dan aplikasinya, elektronika selalu berhubungan dengan komponen
elektronika yang merupakan sebuah alat atau benda pendukung suatu
rangkaian elektronika yang dapat bekerja sesuai fungsi dan kegunaannya.
Komponen elektronika terbuat dari bahan elektronika yang bersipat
konduktor, semikonduktor, dan isolator yang dibangun dari beberapa unsur
materi. Jika komponen elektronika disatukan sesuai dengan fungsinya
dalam suatu rangkaian elektronika, maka dapat menghasilkan suatu alat
yang bekerja sesuai dengan rancangan awal. Sifat dan karakteristik dari
komponen elektronika ini beraneka ragam. Ada yang berfungsi untuk
mengatur arus, menahan arus, menguatkan sinyal, menyaring
noise, merataakan
ripple tegangan, dan sebagainya.
Perbedaan Elektronika, Elektronik, Elektro, dan Elektrik
Pengenalan Elektronika selanjutnya mengenai
perbedaan istilah-istilah yang berkaitan dengan listrik dan elektronika
yang sering kita jumpai sehari-hari.
Elektronika adalah suatu ilmu yang membahas arus listrik lemah
sedangkan elektronik adalah peralatan atau perangkat yang menggunakan
prinsip kerja elektronika melalui komponen-komponen elektronika yang
membangun sistem paada peralatan tersebut seperti Tabung Sinar Katode
(Layar Monitor, Layar Televisi,
Cathode Ray Tube, CRT), kamera digital, komputer, laptop, tablet,
handphone, PDA, dan lain-lain.
Elektro adalah nama jurusan di fakultas teknik yakni teknik elektro
yang mempelajari beberapa bidang, di antaranya elektronika, energi
listrik, telekomunikasi, komputer dan informatika, dan sistem kontrol.
Elektro dapat diartikan sebagai suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari
sesuatu yang berkaitan dengan elektronika.
Elektrik adalah islitah yang berkaitan dengan listrik arus kuat atau
nama lain dari listrik. Dari sini dapat disimpulkan bahwa elektrik atau
listrik berhubungan dengan tegangan tinggi dan arus kuat sedangkan
elektronik dan elektronika berkaitan dengan tegangan rendah dan arus
lemah.
Penjelasan mengenai
pengenalan elektronika
di atas adalah opini saya berdasarkan beberapa penelitan dari
istilah-istilah yang sering saya jumpai sehari-hari dan dengan merujuk
bebarapa nara sumber offline dan online.
sumber : http://elektronika123.com/pengenalan-elektronika/